Revolusi Perlawanan Terhadap Penjajah

 

ancangbaca.com – Jalan tak ada ujung karya mochat lubis menceritakan sebuah cerita yang berlatar belakang tahun 1946 satu tahun pasca kemerdakaan, yang mencerita tokoh guru isa yang mengajar di sebuah sekolah di tanah abang, ia hidup di kala revolusi sedang di gencar-gencarnya dimana pada masa itu para pemuda sedang melakukan sebuah perlawanan terhadap tentara belanda yang ingin menguasai Indonesia kembali.

Guru isa ini di gambarkan seorang guru yang memiliki sifat cinta damai dan sangat tidak suka dengan adanya kekerasan. Ia gemar bermain biola dan bermain sepak bola. Di ceritakan guru isa telah menikah dengan Fatimah tapi dari pernikahan tersebut tidak di karunia anak karna guru isa mengalami penyakit impoten yang akhirnya tidak bisa memiliki sebuah keturunan.

Atas kesepakatan bersama akhirnya mereka mengangkat anak laki-laki bernama salim, walaupun yang akhirnya keadaan ini membuat guru isa menjadi minder.

Pada masa-masa revolusi ini, guru isa bertemu dengan seorang pejuang yang cukup gigih, bernama hazil, karna mereka berdua memilik sebuah kegemaran yang sama,  yaitu bermain biola. Yang akhirnya membuat pergaulanya semakin akrab, sehingga saat itu guru isa di ajak berjuang bersama hazil namun dia menolak karna dia paling tidak suka dengan kekerasan dan perkelahian.

Guru isa bergabung denga organisasi pemberontakan. Awalnya dia menolak karna atasan dorongan istri dan hazil maka dia pasrah. Dia bertugas mengantarkan surat dan senjata kepada para pejuang, karna dia seorang guru maka dia tidak terlalu di curigai oleh pihak lawan bahwa dia seorang kurir.

Sedangkan istri guru isa Fatimah karna kurang puas atas sikap dingin guru isa,dan tidak pernah di puaskan secara batin oleh guru isa yang akhir istrinya berselingkuh dengan hazil, guru isa pun tahu tentang perselingkuhan itu tapi dia lebih baik diam.

Baca   "ILYA" Janji Suci Sang Juang

Serdadu inggris kemudian mengalahkan Indonesia setelah perjanjian linggar jati. Tapi ketenangan itu bukan akhir dari segalanya, setelah inggris pergi tak selang beberapa lama belanda datang lagi.

Puncaknya pemeberontakan terjadi ketika guru isa, hazil, dan rahmat merencanakan penyerangan belanda di sebuah bioskop bernama rex. Mereka melempar bom tangan di pintu masuk bioskop.

Hazil di tangkap polisi militer, ia mengakui apa yang telah dia buat dan menyebarkan siapa saja yang ikut dalam penyerangan. Guru isa pun di tangkap. Mereka di siksa tapi tidak mau memberi tahu tempat dimana rahmat berada.

Buku ini menjadi pembelajaran tersendiri bagi kita, bagaimana masa-msa revolusi saat itu tokoh Guru Isa membuat perlawanan yang begitu epik dan membuat kita wajib berkaca darinya. Kelemahan buku ini adalah metode gaya penulisan yang bagi peresensi perlu pembacaan lebih untuk memahami per kata nya. Namun menurut peresensi tentu begitu epic dan lur ceritanya sngat perlu dibaca dan perlu bagi generasi saat ini.

Judul               : Jalan tak ada ujung

Penulis             : Mochtar Lubis

Penerbit           : pustaka  jaya

ISBN               : 979-419-046-2

Tahun terbit     : 1987

Tebal               : 198 halaman

Peresensi        : Akhmad Badruzzaman

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.